baju muslim pria

3 Aturan Memilih Baju Muslim Pria Yang Harus Anda Perhatikan

Baju Muslim Pria – Aurat berarti sesuatu yang tak boleh dilihat oleh orang lain. Seringkali kita dengar pembahasan seputar aurat wanita. Namun, sangat sedikit pembahasan terkait aurat pria. Padahal, aurat pria pun tak kalah penting untuk diketahui.

Ini agar para pria dapat memilih busana muslim pria di tempat jual perlengkapan haji yang benar-benar menutup auratnya. Berikut adalah batasnan aurat pria di hadapan sesama pria, di hadapan wanita serta di hadapan istri.

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Baju Muslim Pria

  • Aurat Pria di Hadapan Sesama Pria
baju muslim pria

Aurat sesama pria ataupun dengan kerabat dan orang lain ialah mulai dari pusar sampai dengan lututnya.

Pendapat ini dikemukakan ulama Hanafiyah dan bersumber dari sabda Rauslullah yang artinya, “Karena di antara pusar sampai lutut adalah aurat”.

Ulama Hanafiyah berpendapat pusar bukan aurat, dengan dalil di mana Al Hasan bin ‘Ali radhiyallhu ‘anhuma pernah menampakkan aurat kemudian Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menciumnya.

Sementara ulama Hambali dan Syafi’iyah berpendapat lutut dan pusar bukan aurat, karena aurat hanya daerah di antara lutut dan pusar.

Baju muslim pria sendiri biasanya sudah dibuat agar menutup aurat pria secara sempurna, sehingga tidak perlu khawatir lagi.

  • Aurat Pria di Hadapan Wanita
baju muslim wanita

Ulama Hanafiyah berpendapat wanita diperbolehkan melihat selain pusar sampai lutut pria. Syaratnya adalah aman dari fitnah atau tidak sampai membuat wanita itu merasa tergoda.

Sementara ulama Malikiyah berpendapat wanita boleh melihat pria seperti pria diperbolehkan melihat mahromnya, yaitu wajah serta badannya. Namun, ini juga dengan syarat yaitu selama aman dari godaan.

Ulama Syafi’iyah berpendapat wanita tidak boleh melihat aurat pria dan bagian lain tanpa sebab.

Pendapat terakhir adalah yang terkuat, di mana wanita boleh melihat pria lain selain auratnya karena adanya dalil-dalil pendukung yang lebih kuat serta shahih.

Baju muslim pria akan dapat menutup aurat pria di hadapan sesama pria maupun wanita.

  • Aurat Pria di Hadapan Istri

Tak ada perbedaan pendapat antara para ulama terkait batasan aurat suami istri. Semua bagian tubuh halal dilihat satu sama lain, bahkan sampai kemaluan.

Ini karena suami istri sudah sah untuk berhubungan badan, sehingga melihatnya saja tentu boleh, baik dengan syahwat ataupun tidak.

Walau demikian, sebagian ulama berpendapat makruh untuk melihat kemaluan satu sama lain.

Akan tetapi hadist yang digunakan ialah hadist dho’if atau kurang kuat. Pendapat terkuat ialah bahwa tidak ada batasan aurat pria di hadapan istrinya.

Setelah mengetahui batasan aurat pria, ada beberapa kekeliruan di tengah masyarakat terkait aurat ini.

Seringkali ktia lihat pria yang justru buka-bukaan auratnya dan tidak mengenakan busana muslim pria sesuai syariat.

Setelah mengetahui batasan aurat pria, ada beberapa kekeliruan di tengah masyarakat terkait aurat ini. Seringkali ktia lihat pria yang justru buka-bukaan auratnya dan tidak mengenakan busana muslim pria sesuai syariat.

Terutama adalah mereka yang menjadi atlet, seperti atlet sepakbola dengan paha yang tersingkap serta atlet renang yang hanya menggunakan pakaian dalam.

Ini adalah sebuah kekeliruan karena pria hendaknya tidak melihat aurat pria lain, sebagaimana wanita tidak melihat aurat wanita lainnya.

Orang yang dengan sengaja membuka aurat berarti tengah melakukan maksiat.

Aurat sesama pria saja tidak boleh dilihat, apalagi saat menonton pertandingan sepakbola atau olahraga lain dengan seragam yang terlalu pendek hingga menampakkan pahanya.

Nasehat ini tidak hanya berlaku untuk para atlet namun juga semua orang yang seringkali menampakkan aurat di hadapan orang lain. Mengenakan busana muslim pria yang menutup aurat adalah pilihan terbaik. Baju yang sesuai aturan dan syariat Islam bisa dengan mudah Anda dapatkan di jual perlengkapan haji.

About the author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.